Prosedur Proses Belajar Mengajar

Published Date

1. Perkuliahan

Persyaratan Mahasiswa untuk dapat mengikuti proses perkuliahan pada STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati adalah sebagai berikut.

1.1.    Telah melakukan pengisian aktivasi KRS pada semester yang aktif berjalan dan terdaftar sebagai peserta mata kuliah sebagaimana tercantum pada presensi kehadiran perkuliahan dan berpakaian rapi, sopan serta bersepatu;

1.2.    Kegiatan, hal-hal yang diperhatikan untuk kegiatan perkuliahan antara lain :

  1. Daftar Mahasiswa pada presensi matakuliah tertentu
  2. Keterlambatan untuk mengikuti perkuliahan maksimal 15 menit atau sesuai dengan kebijakan Dosen tertentu
  3. Untuk perkuliahan 3/4 SKS penambahan waktu perkuliahan dilaksanakan selama 1 minggu sebelum Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS)
  4. Rekapitulasi presensi perkuliahan dilaksanakan pada tiap akhir semester oleh Program Studi untuk menentukan peserta ujian akhir
  5. Mahasiswa minimal harus mengikuti 75 % bagi kegiatan pembelajaran dosen kecuali mahasiswa yang pernah mengambil mata kuliah tersebut dengan nilai minimal D.
  6. Jika Mahasiswa tidak memenuhi persyaratan sebagaimana point 4 diatas, maka tidak akan disertakan sebagai peserta Ujian Akhir Semester (UAS);
  7. Untuk Mahasiswa Shift, maka pengisian presensi harus membawa kartu shift yang ditunjukkan pada Bagian Akademik;
  8. Apabila tidak dapat mengikuti perkuliahan (sesuai jadwal KRS) maka mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan tersebut pada waktu yang lain dengan membawa bukti pendukung;
  9. Jika dosen tidak masuk pada jam yang telah ditentukan maka wajib melakukan perkuliahan tambahan dengan terlebih dahulu konfirmasi jadwal tambahan kepada mahasiswa dan mengisi aplikasi Jadwal Tambahan di Bagian Akademik.
  10. Pelaksanaan jam tambahan tidak boleh dilakukan diluar kampus, kecuali dalam bentuk studi lapangan dan telah diketahui oleh Bagian Akademik dan disetujui oleh Ketua Program Studi.
  11. Dosen dan mahasiswa tidak boleh makan/minum di dalam kelas
  12. Dosen tidak diperkenankan menggunakan celana jeans dan baju kaos.

2. Surat keterangan Aktif Kuliah (SKAK)

Permohonan surat Keterangan Aktif Kuliah dilakukan oleh mahasiswa sebagai bukti Mahasiswa terdaftar dan aktif pada semester berjalan di STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati.

Prosedur pengajuan SKAK:

  1. Batas akhir pengajuan 2 bulan sebelum semester berakhir, kecuali dengan kondisi yang dapat ditoleransi dengan persetujuan Ketua Program Studi masing-masing (Tetapi tidak dapat digunakan untuk mengajukan beasiswa yang tidak dikoordinir kampus).
  2. Mengisi permohonan SKAK pada Login mahasiswa
  3. Pengambilan SKAK pada Program Studi masing-masing dengan batas waktu maksimal 3 hari setelah pengisian. Jika lebih mahasiswa harus mengisi ulang permohonan.
  4. SKAK ditandatangani oleh Ketua Program Studi dan Ketua STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati.
  5. Mahasiswa mengisi presensi pengambilan surat di Program Studi.

 

3. Ujian

  1. Mahasiswa wajib mengikuti Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester yang dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Akademik.
  2. Mahasiswa hanya dapat mengikuti ujian matakuliah sebagaimana tercantum pada jadwal ujian yang tertera pada intranet STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati (sesuai Login Mahasiswa);
  3. Ujian diselenggarakan secara terjadwal, apabila terdapat mahasiswa yang tidak dapat mengikuti jadwal ujian semula, maka Ketua Program Studi; dapat memberi ujian susulan, dengan alasan yang bisa diterima dan dibuktikan dengan dokumen pendukung;
  4. Ujian susulan dilaksanakan 1 minggu setelah pelaksanaan ujian semester, kecuali mahasiswa yang dalam minggu ujian susulan belum hadir dan diketahui dengan Ketua Program Studi serta dibuktikan dengan dokumen pendukung;
  5. Mahasiswa harus mentaati semua tata tertib pelaksanaan ujian, jika tidak maka mahasiswa akan dilaporkan oleh pengawas untuk mendapatkan sanksi dari Bagian Akademik.
  6. Pelaksanaan ujian sesuai dengan ketentuan dosen pada soal ujian dengan maksimal waktu ujian adalah 90 menit;
  7. Bentuk ujian berupa ujian lisan, praktek dan tertulis

 

4. Survei

Survei dilakukan oleh mahasiswa untuk mendapatkan data sebagai bahan penelitian pada mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa sesuai tugas dan materi yang diberikan dosen Pembina Mata Kuliah.

Prosedur yang harus dilakukan:

  1. Mengisi borang permohonan pada Program Studi dengan data perusahaan yang lengkap.
  2. Ketua Program Studi membuat surat Permohonan pada perusahaan/Instansi yang dituju.
  3. Setelah mendapatkan persetujuan dari Perusahaan/Instansi (surat balasan) ketua Program Studi membuat surat pengantar survei. Dimana mekanismenya diatur oleh Perusahaan/Instansi tersebut.
  4. Setelah proses survei selesai, mahasiswa melaporkan kepada Program Studi untuk dibuatkan surat ucapan terima kasih.
  5. Mahasiswa mengisi presensi pengambilan surat survei

 

5. Skripsi/Tugas Akhir

Ketua Program Studi menetapkan hal-ikhwal tentang batasan mahasiswa yang dapat menyusun skripsi / tugas akhir. Prosedur yang harus dilakukan :

  1. Syarat :
    1. Untuk Diploma 3 telah menempuh minimal 98 SKS sedangkan untuk S1 telah menempuh minimal 114 SKS dengan IPK minimal 2.50 untuk kedua program studi, termasuk mata kuliah Metodologi Penelitian dan mata kuliah pilihan yang ditetapkan oleh program studi.
    2. Terdaftar sebagai mahasiswa Diploma 3 aktif pada semester yang bersangkutan atau semester akhir, dengan bukti Kartu Mahasiswa dan Kwitansi SPP berjalan, atau bukti lain yang diminta Akademik.
    3. Pengajuan dilakukan minimal pada dua semester akhir dan tidak memiliki nilai E, kecuali diperbaiki pada semester berjalan.

     

  2. Pengajuan Skripsi/TA
    1. Mengajukan usulan penelitian (proposal) kepada Ketua Program Studi masing-masing yang dilampiri Bukti Biaya Bimbingan, dan mengisi Formulir Pengajuan Seminar.
    2. Formulir pengajuan seminar diserahkan ke Bagian Akademik oleh Ketua Program Studi untuk penjadwalan Seminar.
    3. Melaksanakan seminar usulan penelitian untuk Skripsi/TA dengan menghadirkan Dosen Penguji I, II yang diatur oleh Bagian Akademik.
    4. Proposal yang sudah diseminarkan, selanjutnya dilakukan revisi dan disetujui Dosen Penguji I, II, kemudian digandakan untuk diajukan guna memilih Pembimbing I, II secara terkomputerisasi untuk Diploma 3 sedangkan pemilihan Pembimbing I, II untuk S1 ditentukan oleh Bagian Akademik. Setelah itu, proposal diserahkan kepada: 
      1. Program Studi : 1 Eksemplar
      2. Pembimbing : 1 Eksemplar
      3. Pembimbing : 1 Eksemplar
      4. Arsip : 1 Eksemplar
    5. Mengajukan Permohonan Surat Survei atau Magang untuk penelitian kepada Ketua Program Studi masing-masing, jika diperlukan
    6. Batas waktu pelaksanaan penelitian dan penyusunan Skripsi/TA adalah sesuai dengan batas waktu masa studi mahasiswa yang bersangkutan.
    7. Apabila selama 2 semester dari pelaksanaan Seminar Judul, mahasiswa belum menyelesaikan Skripsi/TA dan belum Seminar Hasil, maka ia wajib Seminar Judul Ulang.
    8. Apabila dalam masa penyusunan Skripsi/TA Mahasiswa mengajukan cuti maka masa cuti terhitung didalam masa penyusunan Skripsi/TA

     

  3. Ujian Skripsi/TA :
    1. Prosedur yang harus dilakukan :
      Memenuhi persyaratan antara lain: telah menyelesaikan matakuliah teori minimal 105 SKS untuk D3 dan 138 SKS untuk S1, dengan IPK minimal 2.50.
    2. Telah Seminar Hasil, dengan prosedur:
      1. Mahasiswa telah menyelesaikan laporan sampai dengan Bab 4.
      2. Mendaftar seminar melalui intranet STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati (Login Mahasiswa).
      3. Menghadap Ketua Program Studi guna validasi seminar dan pencetakan Borang Pengajuan/Penilaian Seminar Hasil. Selanjutnya, borang tersebut ditandatangani oleh mahasiswa yang bersangkutan, Pembimbing I, II untuk kemudian diserahkan kepada Pembimbing II pada saat pelaksanaan seminar.
      4. Mahasiswa membuat presensi seminar dan menyerahkan kepada Ketua Program Studi setelah selesai seminar.
      5. Seminar dihadiri oleh minimal 10 mahasiswa dan salah satu Pembimbing. Namun, pada kondisi tertentu dan dengan persetujuan Pembimbing Pendamping, maka dapat dihadiri minimal 8 mahasiswa.
      6. Pelaksanaan seminar hasil ulang dilakukan jika dalam waktu 2 minggu setelah seminar hasil, mahasiswa yang bersangkutan belum mendaftar seminar akhir.
      7. Prosedur pendaftaran/pelaksanaan seminar hasil ulang sama dengan pendaftaran seminar hasil sebelumnya
    3. Telah Ujian Comprehensiv, dengan prosedur:
      1. Mendaftar ujian di Ketua Program Studi dengan mengisi Borang Permohonan dan disetujui oleh Pembimbing yang mendampingi saat Seminar Hasil.
      2. Pelaksanaan ujian berdasarkan Borang Permohonan yang diserahkan oleh Ketua Program Studi kepada Bagian Akademik.
      3. Materi ujian terdiri dari materi perangkat keras dan lunak.
      4. Penguji comprehensiv ditentukan oleh Bagian Akademik. Selanjutnya, peserta ujian menyerahkan presensi dan borang penilaian kepada penguji.
      5. Penyerahan nilai dan presensi oleh penguji kepada Ketua Program Studi dilakukan segera setelah ujian selesai dilaksanakan, dengan nilai minimal 60.
      6. Jika nilai comprehensiv < 60, maka dilakukan ujian ulang dengan jadwal pelaksanaan ditentukan oleh penguji dan telah dikonfirmasikan kepada mahasiswa/peserta ujian serta diketahui Ketua Prodi
    4. Setelah mahasiswa dinyatakan lulus Seminar Hasil dan Comprehensiv, selanjutnya melakukan prosedur berikut untuk mendaftar Seminar Akhir:

      1. Mendaftarkan diri ke Program Studi masing-masing dengan mengisi Borang Seminar Akhir dan telah disetujui oleh Pembimbing I, II.
      2. Menyerahkan Bebas Pustaka dari perpustakaan, fotokopi KHS semester 1 hingga terakhir dan Transkrip Nilai Sementara, Bukti Bebas Administrasi, Kartu Seminar Hasil dan Berita Acara Tugas Akhir.
      3. Menyerahkan naskah Skripsi/TA sebanyak 3 eksemplar, masing-masing untuk Penguji I, II, dan III. Berita Acara Konsultasi wajib terisi minimal 4 untuk Pembimbing I, minimal 6 untuk Pembimbing II.
      4. Telah mengikuti seminar hasil minimal 3 kali sesuai dengan Jenjang Studinya.
      5. Pada waktu pelaksanaan ujian/seminar, mahasiswa harus berpakaian sopan dan rapi (pria berkemeja warna putih polos dan celana kain warna hitam, berdasi hitam panjang, berjaket almamater, sedangkan mahasiswi berpakaian kemeja putih polos, mengenakan rok kain hitam dengan panjang minimal selutut, dasi hitam panjang dan jaket almamater).
      6. Mahasiswa wajib hadir dan siap minimal 15 menit sebelum Seminar, jika tidak maka ujian dibatalkan.
      7. Ujian dilakukan oleh Dewan Penguji yang terdiri dari 3 orang :
      8. Ketua Dewan Penguji merangkap Anggota (penguji utama)
      9. Sekretaris Dewan penguji merangkap Anggota (penguji II)
      10. Anggota (penguji III sebagai Moderator adalah Pembimbing Pendamping)
      11. Pada waktu Ujian dilaksanakan, diwajibkan semua unsur penguji hadir. Jika ada unsur penguji yang belum hadir, maka pelaksanaan ujian ditunda hingga lengkap.
      12. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk menempuh Ujian maksimal 2 kali dengan judul yang sama.
      13. Hasil ujian diumumkan langsung oleh Ketua Dewan Penguji sesudah pelaksanaan ujian selesai, serta menentukan batas waktu revisi

6. Semester Pendek

Untuk mempercepat masa studi dan atau meningkatkan indeks prestasi akademik, mahasiswa dapat mengikuti program semester pendek. Matakuliah yang dapat diprogramkan pada semester pendek adalah matakuliah yang pernah ditempuh pada semester reguler dengan nilai minimal C (atau sesuai keputusan/kebijakan pada semester berjalan). Maksimal nilai yang diperoleh pada semester pendek adalah AB. Pelaksanaan semester pendek diatur oleh Akademik dan berdasarkan SK Wakil Ketua I. Prosedur penyelenggaraan Semester Pendek diatur sebagai berikut.

  1. Pendaftaran peserta semester pendek dilakukan dua bulan setelah Ujian Tengah Semester, baik semester genap maupun ganjil.
  2. Matakuliah yang ditawarkan pada SP sama dengan matakuliah yang ditawarkan pada semester berjalan.
  3. Mahasiswa mengkonsultasikan matakuliah yang akan diperbaiki ke Dosen Wali dengan memperlihatkan Transkrip Nilai. Pendaftaran dilakukan di Program Studi masing-masing.
  4. Ketua Program Studi menyerahkan daftar Semester Pendek ke Bagian Akademik untuk penyusunan jadwal.
  5. Mekanisme pembayaran dilakukan di Bagian Keuangan.
  6. Penyelenggaraan kuliah dikelola oleh Bagian Akademik dengan ketentuan pelaksaaan tatap muka 2 kali pertemuan @ 60 menit, konsultasi tugas kepada pembina matakuliah 4x45 menit, dan 1x90 menit pada saat ujian.
  7. Waktu pelaksanaan ujian SP bersamaan dengan Ujian Akhir Semester dan menjadi tanggungjawab dosen pembina.
  8. Input dan update nilai dilakukan secara terkomputerisasi sebagaimana input/update nilai reguler.

Penyerahan nilai paling lambat 3 hari setelah pelaksanaan ujian dan diserahkan ke masing-masing Program Studi

7. KHS dan Transkrip Nilai

 

  1. Kartu Hasil Studi dapat dicetak oleh mahasiswa setiap akhir semester/awal pelaksanaan KRS dan hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali.
  2. Transkrip nilai sementara yang resmi, dapat diminta ke Program Studi untuk penggunaan persyaratan seminar akhir, pengajuan beasiswa, tunjangan, melamar pekerjaan dan lain-lain disertai dokumen penunjang, dengan biaya cetak sesuai ketetapan.
  3. Nilai keseluruhan yang telah ditempuh oleh mahasiswa dapat dilihat di login masing-masing di situs intranet STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati, data tersebut dapat digunakan sebagai acuan oleh mahasiswa untuk merencanakan matakuliah pada semester berikutnya.
  4. Transkrip akhir dapat diminta di Program Studi ketika mahasiswa sudah lulus dan sudah mengikuti wisuda, yaitu ketika upacara wisuda telah selesai.

8. Wisuda

 

Prosedur Pendaftaran Wisuda adalah Mahasiswa melakukan pengisian Formulir Kepesertaan Wisuda, dengan sebelumnya disetujui oleh :

 

  1. Pembimbing I, II dan Bagian Perpustakaan sebagai bukti penyerahan Laporan Skripsi/TA.
  2. Bagian Keuangan sebagai bukti Bebas Administrasi Keuangan.
  3. Bagian Pendaftaran wisuda dengan menyerahkan Pas Photo hitam putih berjas dan berdasi menghadap ke depan ukuran 3 X 4 sebanyak 3 lembar dan data Wisudawan yang valid untuk Ijazah dan Transkrip Nilai.

9. Pengambilan Ijazah

 

Prosedur Pengambilan Ijazah adalah Mahasiswa melakukan pengisian Formulir Pengambilan Ijazah, dengan sebelumnya disetujui oleh :

 

  1. Wakil Ketua I, sebagai pernyataan nilai keseluruhan mahasiswa sudah valid;
  2. Wakil Ketua II, menyatakan bahwa Mahasiswa bebas administrasi keuangan, ;
  3. Bagian Perlengkapan menyatakan tidak mempunyai tanggungan/bebas peminjaman hardware.
  4. Bagian Perpustakaan sebagai bukti telah menyerahkan buku sumbangan;
  5. Bagian Perlengkapan wisuda sebagi bukti telah mengembalikan Toga;
  6. Bagian Sistem Informasi (Sinfo) sebagai bukti telah menyerahkan CD program yang telah dicek.
  7. Program Studi mencetak ijazah, transkrip nilai dan legalisir 10 lembar serta bisa diambil setelah proses upacara wisuda selesai di masing-masing Program Studi.
  8. Wisudawan menandatangani berkas serah terima ijazah di Program Studi masing-masing.

10. Cuti / Terminal

 

Cuti adalah hak mahasiswa yang bisa diajukan dengan alasan tertentu. Maksimal cuti yang bisa diajukan adalah 4 semester selama kuliah tetapi tidak boleh diajukan secara berturut-turut dalam 2 tahun dan tidak sedang dalam pengajuan Beasiswa.

 

Prosedur pengajuan cuti/terminal:

 

  1. Mahasiswa mengisi borang permohonan cuti 3 rangkap di Program Studi dan disetujui oleh:
    1. Bagian keuangan
    2. Bagian perpustakaan
    3. Bagian Perlengkapan
    4. Wakil Ketua III
    5. Orang Tua/Wali Mahasiswa
  2. Program Studi memverifikasi permohonan cuti dengan permohonan SKAK. Jika mahasiswa bebas SKAK maka Program Studi memproses permohonan cuti.
  3. Rangkap I untuk mahasiswa, rangkap II untuk Program Studi, dan Rangka III untuk Bagian Keuangan;
  4. Program Studi melakukan prosedur edit data mahasiswa untuk melakukan perubahan status Mahasiswa menjadi Terminal/cuti;
  5. Mahasiswa menandatangani presensi pengambilan surat permohonan cuti di Program Studi.
  6. Setelah masa cuti berakhir, mahasiswa mengisi formulir permohonan aktif dan disetujui oleh Bagian Keuangan dan Ketua Program Studi sebanyak 2 rangkap untuk Program Studi dan Bagian Keuangan.
  7. Permohonan perpanjangan cuti bisa dilakukan jika mahasiswa belum cuti selama 2 semester berturut-turut.

11. Pindah Perguruan tinggi

 

Kepindahan Mahasiswa STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati ke Perguruan Tinggi lain dengan beberapa prosedur sebagai berikut :

 

  1. Mahasiswa mengambil dan mengisi formulir permohonan pindah ke Perguruan Tinggi (PT) lain yang telah disediakan pada Program Studi, yang meliputi:
    1. Bebas beban keuangan
    2. Bebas peminjaman perpustakaan
    3. Bebas Laboratorium
    4. Bebas Masalah Kemahasiswaan
    5. Pengembalian Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    6. Disetujui dan diketahui oleh Orang Tua/Wali Mahasiswa
  2. Mahasiswa wajib mengembalikan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) ke Program Studi
  3. Program Studi memproses permohonan pindah tersebut untuk diteruskan ke Ketua Sekolah Tinggi;
  4. Program Studi melakukan prosedur edit data mahasiswa untuk melakukan perubahan status Mahasiswa menjadi non-aktif;
  5. Surat Pindah yang telah ditandatangani oleh Ketua Sekolah Tinggi dan Ketua Program Studi diberikan ke Mahasiswa sebagai pengantar untuk perguruan tinggi tujuan beserta Transkrip Nilai Mahasiswa;
  6. Mahasiswa menandatangani presensi pengambilan surat.

 

 

Berita Harian Akademik


© 2002 - 2015 | Bagian Sistem Informasi