Prosedur Perwalian dan Penyusunan KRS

Published Date

A. Mekanisme Penyusunan KRS Online

  1. Mahasiswa melakukan pembayaran biaya SPP dan atau tanpa biaya SKS pada Bank yang ditunjuk oleh STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati;
  2. Mahasiswa melakukan aktifasi registrasi KRS pada Bagian Keuangan, yang akhirnya Mahasiswa mendapatkan password (kata kunci) untuk melakukan proses pengisian KRS;
  3. Mahasiswa yang telah melakukan aktivasi pada Bagian Keuangan wajib menemui Dosen Wali masing-masing untuk melakukan proses Perwalian, guna melakukan konsultasi mata kuliah yang akan diambil, serta Dosen Wali akan memasukkan jumlah SKS yang diijinkan tersebut secara online;
  4. Setiap Mahasiswa melakukan pengisian KRS secara online di laboratorium komputer yang ada di kampus, atau komputer yang telah dikoneksikan dengan jaringan intranet kampus, menggunakan NIM (Nomor Induk Mahasiswa) dan password (kata kunci) yang telah diberikan oleh Bagian Keuangan;
  5. Mahasiswa dapat mengganti password menggunakan menu yang tersedia pada layanan web KRS, namun apabila Mahasiswa lupa dengan password-nya, dapat memperbaharui password pada Bagian Keuangan;
  6. Apabila Mahasiswa menghadapi permasalahan dalam pengambilan mata kuliah, maka Mahasiswa yang bersangkutan perlu berkonsultasi dengan Dosen Wali;
  7. KRS yang telah terisi, dapat dicetak oleh mahasiswa pada tempat yang telah disediakan dan hanya bisa mencetak 1 (satu) kali;
  8. KRS hasil cetakan sebanyak 3 lembar, ditandatangani Mahasiswa, Dosen Wali dan Ketua Prodi masing-masing;
  9. KRS yang telah selesai diprogram dan dicetak tidak dapat diubah lagi oleh Mahasiswa kecuali melalui proses batal tambah;
  10. Mekanisme untuk batal tambah KRS diatur sebagai berikut:
  11. Mahasiswa berkonsultasi dan meminta pengesahan dari Dosen Wali tentang persetujuan proses Batal Tambah;
  12. 12.Jika Batal Tambah disetujui, Dosen Wali mengaktifkan validasi Batal Tambah untuk membuka kembali hak akses mahasiswa melakukan perubahan KRS;
  13. 13.Mahasiswa yang telah melakukan batal tambah, membawa KRS yang baru, kemudian meminta pengesahan ke Dosen Wali dan Ketua Prodi masing-masing. Adapun KRS yang lama dikembalikan ke Bagian Akademik dan pencetakan KRS baru dilakukan oleh Mahasiswa pada tempat yang telah disediakan;
  14. Batal tambah dilaksanakan selama 1 minggu diawal perkuliahan;
  1. Minggu ke-2 dari masa perkuliahan, pelayanan KRS ditutup, dan mahasiswa yang tidak melakukan KRS dianggap non aktif kecuali mengajukan cuti atau pengunduran diri.
  2. Keterlambatan pengisian KRS akan dikenakan sanksi denda berupa buku untuk disumbangkan pada Bagian Perpustakaan dengan harga minimal Rp. 50.000,- per 3 hari keterlambatan.
  3. Mahasiswa yang hanya mengambil skripsi tetap wajib melakukan Perwalian dan pengisian KRS sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Bagian Akademik

B. Pengambilan Mata Kuliah pada pengisian KRS

  1. Jumlah SKS yang boleh diambil oleh mahasiswa dibatasi oleh IPS (Indeks Prestasi Semester). Jika IPS ≥ 3,00 maka Maksimal SKS yang boleh diambil 24 SKS, sedangkan mahasiwa dengan IPS < 3,00, maka maksimal SKS sesuai dengan Beban SKS pada semester yang berjalan;
  2. Dosen Wali bisa memberikan kebijakan kepada Mahasiswa perwalian berupa penambahan SKS jika sisa mata kuliah pada semester aktif tidak lebih dari 24 SKS. Dan smester berikutnya telah menyusun Tugas Akhir. (Kebijakan ini berlaku pada 2 semester terakhir mahasiswa);
  3. Jika pengambilan SKS lebih dari batas yang telah ditetapkan maka secara otomatis telah diantisipasi oleh sistem KRS Online. Mahasiswa dapat menentukan Mata Kuliah yang batal diambil dan atau mengambil beberapa matakuliah lain, pada waktu Proses KRS Batal tambah online;
  4. Matakuliah yang boleh diprogramkan adalah matakuliah pada semester aktif (Genap atau Ganjil), disesuaikan dengan semester aktif mahasiswa;
  5. Untuk matakuliah yang memiliki prasyarat, harus lulus terlebih dahulu pada matakuliah prasyaratnya baru bisa memprogramkan matakuliah tersebut, jika memilih matakuliah prasyarat dan belum lulus prasyarat, sistem pengisian KRS akan menolak secara otomatis;
  6. Mahasiswa diijinkan mengambil Mata Kuliah yang telah lulus dengan tujuan perbaikan nilai.


C. Batal Tambah KRS

  1. Pelaksanaan Batal Tambah KRS dilaksanakan pada 1 minggu awal perkuliahan semester berlangsung untuk memberikan kesempatan Mahasiswa mengamati perkuliahan yang berjalan;
  2. Mahasiswa yang terlambat melaksanakan kegiatan Batal Tambah KRS dapat dikenakan denda pembelian buku untuk disumbangkan ke Bagian Perpustakaan, dengan harga buku minimal Rp. 35.000,- sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berita Harian Akademik


© 2002 - 2015 | Bagian Sistem Informasi