Tenaga IT dari PPKIA Ikuti Bimtek

Besok (hari ini, Sabtu 5 Juli 2008), Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai melaksanakan verifikasi dukungan bakal calon perseorangan yang akan maju di Pilwali nanti. Agar pelaksanaan nanti bisa berjalan lancar, hingga kemarin berbagai persiapan mulai dari tingkat PPS hingga KPU. Salah satunya, sebanyak 25 mahasiswa STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati Tarakan yang telah ditunjuk sebagai tenaga IT oleh KPU Tarakan, kemarin di gedung KPU mengikuti bimbingan teknik (Bimtek).

"ke-25 tenaga IT ini kita berikan bimtek mengenai prosedur kerja di lapangan pada saat pelaksanaan verifikasi faktual maupun perseorangan nanti, seperti apa dan bagaimana kerjanya", kata Syafruddin. Ia mengatakan, salah satu tugas tenaga IT ini nantinya adalah mendata hasil dukungan suara dari masing-masing calon dengan menggunakan sistem komputerisasi bukan lagi secara manual.

"Dari 20 kelurahan yang ada di Tarakan mereka nanti akan ditempatkan masing-masing satu kelurahan. Sementara sisanya 4 orang ditugaskan untuk masing-masing kecamatan, dan 1 orang lagi ditugaskan di KPU Tarakan. Di sanalah mereka ditugaskan untuk mengumpulkan hasil data sampai selesai", terangnya.

Syafruddin menyebutkan, dengan menggunakan program teknologi komputer yang bekerjasama dengan STMIK PPKIA Tarakan ini dimaksudkan agar kesalahan-kesalahan dalam verifikasi, baik secara administrasi maupun faktual dari masing-masing tempat bisa diketahui dan di minimalisir. "Karena sistem ini akan mengetahui secara otomatis apabila ada dukungan yang ganda, KTP kadaluarsa dan data yang terlewati", terangnya lagi. (di sadur dari Koran Radar Tarakan, Sabtu 5 Juli 2008, hal. 15).

Berita Harian Akademik

0472213

© 2002 - 2018 | Bagian Sistem Informasi